Kisah Inspiratif Bu Hima: Dari Desa Teleng, Mengabdikan Diri di sekolah Mts Muhamadiyah 5 Alfajar Kapas kabupaten Bojonegoro

BOJONEGORO – Radarfakta.com Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh Nilna Himawati atau biasa di sapa hima, seorang guru honorer asal Desa Teleng, Kecamatan Sumberjo. Kini, sosoknya menjadi bagian penting dari keluarga besar Mts muhamadiyah 5 Alfajar, di desa kapas Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Perjalanan dari lereng desa menuju ruang kelas

lahir dan besar di Desa Teleng, kecamatan Sumberjo sebuah wilayah yang dikenal dengan semangat gotong royongnya yang kuat, Bu Hima membawa nilai-nilai kesabaran dan ketangguhan dalam profesinya sebagai pendidik. 9 tahun mengajar di Mts muhamadiyah 5 Alfajar Meski berstatus sebagai guru honorer, dedikasinya dalam mencerdaskan anak bangsa tidak perlu diragukan lagi.

Bagi Bu Hima, mengajar bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan hati. Perjalanan dari Sumberjo menuju Kapas yang berjarak kurang lebih 15 km setiap harinya ia tempuh dengan satu tujuan, memastikan murid-muridnya di Mts muhamadiyah 5 Alfajar mendapatkan ilmu dan bimbingan yang terbaik.

Membangun kedekatan di Mts muhamadiyah 5 Al Fajar

sejak bergabung dengan Mts muhamadiyah 5 Alfajar Kapas, Bu Hima dikenal sebagai sosok yang ramah dan telaten. Ia tidak hanya fokus pada materi akademis tetapi juga agamis, dan juga memperhatikan perkembangan karakter para siswanya.

“Mengajar di Mts Alfajar memberikan pengalaman baru bagi saya. Lingkungan yang suportif dan semangat belajar siswa menjadi energi bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Bu Hima saat ditemui di sela kesibukannya.

Kehadirannya di Mts muhamadiyah 5 Alfajar membuktikan bahwa jarak geografis dan status pekerjaan bukanlah penghalang untuk menebar manfaat. Para rekan sejawat mengenalnya sebagai guru yang gigih dan disiplin, sementara bagi para siswa, ia adalah sosok ibu sekaligus tulang punggung keluarga dari dua anak kandungnya dan mentor yang menyenangkan.

Harapan untuk masa depan pendidikan

kisah Bu Hima adalah potret nyata dari ribuan guru honorer di Indonesia yang terus berjuang di garis depan pendidikan.

Harapannya sederhana: ia ingin melihat anak-anak didiknya di Mts muhamadiyah 5 Alfajar Kapas berhasil meraih cita-cita mereka dan menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa.

“Harapan saya, terutama guru honorer yang bernaung di Kemenag, pemerintah bisa memberi perhatian lebih untuk kami para pejuang yang tidak pernah lelah. Kami tidak pernah membedakan siapa yang kami ajar kami hanya tahu kami mengajar demi generasi bangsa yang berakhlak mulia, dan anak-anak Alfajar berhasil meraih cita-citanya” ujar beliau.

Dukungan dari masyarakat Desa Teleng dan apresiasi dari lingkungan Mts muhamadiyah 5 Alfajar menjadi modal utama Bu Hima untuk terus melangkah, membuktikan bahwa dedikasi seorang guru adalah lentera bagi masa depan generasi muda Bojonegoro. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar