Utama  

Perbaikan Jalan Desa Ketanon, Bukti Pemanfaatan BK Tepat Sasaran

TULUNGAGUNG,RADARFAKTA — Pemerintah Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, secara terarah memanfaatkan Bantuan Keuangan (BK) Kabupaten untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa, khususnya peningkatan kualitas jalan lingkungan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. Program tersebut difokuskan untuk mengatasi persoalan akses transportasi warga sekaligus menunjang kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial di tingkat desa.

Kepala Desa Ketanon, Masrur, S.Ag, menegaskan bahwa perbaikan dan peningkatan jalan desa menjadi prioritas utama karena kondisi infrastruktur sebelumnya dinilai tidak lagi memadai, terutama saat musim hujan yang kerap menghambat mobilitas warga.

“Jalan desa adalah urat nadi aktivitas masyarakat. Banyak warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, berdagang, mengantar anak sekolah, hingga keperluan pertanian. Ketika kondisi jalan rusak, semua aktivitas itu ikut terganggu,” ujar Masrur.

Ia menjelaskan, seluruh kegiatan pembangunan yang dibiayai melalui BK Kabupaten telah ditetapkan melalui musyawarah desa (musdes) yang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Dari forum tersebut, disepakati bahwa peningkatan kualitas jalan lingkungan menjadi kebutuhan paling mendesak dibandingkan program lainnya.

“Perencanaan tidak kami tentukan sepihak. Usulan datang langsung dari warga, dibahas bersama, lalu diprioritaskan sesuai tingkat urgensi di lapangan. Ini penting agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga. Akses antarlingkungan menjadi lebih lancar, waktu tempuh berkurang, serta tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan meningkat.

Salah satu warga Desa Ketanon, Heru Slamet, mengakui perubahan signifikan setelah dilakukan perbaikan jalan.

“Dulu jalannya sempit dan rusak, kalau ramai sering macet dan licin. Sekarang jauh lebih enak dilewati, apalagi untuk motor dan kendaraan warga yang lalu-lalang setiap hari,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Ketanon juga menegaskan komitmennya untuk mengelola dana BK secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan, didokumentasikan dan siap diawasi oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Masrur berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung serta partisipasi aktif masyarakat terus terjaga agar pembangunan desa dapat berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah dan keterlibatan warga, kami optimistis Desa Ketanon bisa terus berkembang dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar