Utama  

Opini: Seni Merelakan “Anggota Onde-Onde” demi Kesehatan Organisasi

BOJONEGORO _Radarfakta.com // Baru-baru ini, sebuah drama kecil terjadi di internal organisasi kita: seorang anggota memutuskan untuk mengundurkan diri. Biasanya, surat pengunduran diri disambut dengan isak tangis atau rasa kehilangan yang mendalam.

Namun kali ini, atmosfernya sedikit berbeda. Alih-alih mendung, langit organisasi justru terasa lebih cerah. Mengapa? Karena kita baru saja melepas seorang “Anggota Onde-Onde“.

“Mari kita bedah anatominya. Onde-onde itu bulat, manis di luar karena taburan wijen, tapi dalamnya kopong atau hanya berisi sedikit angin. Dalam konteks organisasi, ini adalah tipe anggota yang:

Hanya Pajangan: Terlihat ada di daftar grup WhatsApp, tapi tidak pernah muncul saat eksekusi lapangan.

Manis di Mulut: Pandai berjanji di rapat awal, namun mendadak hilang (ghosting) saat tenggat waktu tiba.

Nol Kontribusi: Keberadaannya tidak menambah nilai, ketiadaannya pun tidak mengurangi beban kerja.

Mungkin terdengar jahat bagi orang luar, tapi bagi kita yang berkeringat menjalankan roda organisasi, pengunduran diri ini adalah sebuah berkah terselubung.

Kita tidak lagi perlu mengalokasikan energi untuk “mengingatkan” seseorang yang memang tidak berniat bekerja.

Moral Tim Terjaga: Tidak ada lagi kecemburuan sosial antara mereka yang bekerja keras dengan mereka yang hanya numpang nama di struktur organisasi.

Ruang untuk yang Berdedikasi: Kursi yang kosong ini adalah peluang bagi orang baru yang benar-benar ingin berkontribusi, bukan sekadar mencari validasi di organisasi.

Untuk rekan kita yang telah pergi: terima kasih atas “kehadiran visualnya” selama ini. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalananmu selanjutnya mungkin di tempat lain di mana menjadi “onde-onde” adalah sebuah keahlian yang dihargai.

Bagi kita yang bertahan, mari tarik napas dalam-dalam. Organisasi ini tidak sedang runtuh; kita justru sedang melakukan filtrasi alami. Kita tidak butuh banyak orang jika hanya untuk memenuhi kuota. Kita butuh sedikit orang yang solid, berisi, dan tidak sekadar manis di kulit. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar