Utama  

Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Setyo Wahono Hadiri Panen Raya Padi Gamagora 7 di Bayemgede

Oplus_131072

BOJONEGORO – Radarfakta.com // Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, melakukan kunjungan kerja dalam rangka panen raya padi varietas Gamagora 7 di Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Sabtu (28/02/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Bojonegoro ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda lengkap, di antaranya Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda), serta Kepala Dinas Pertanian. Hadir pula unsur Forkopimcan Kepohbaru dan seluruh jajaran Pemerintah Desa Bayemgede.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyoroti pentingnya teknis pengolahan lahan yang selama ini dinilai masih perlu optimalisasi. Ia mencermati bahwa pola pemupukan yang dilakukan petani seringkali belum mencapai kedalaman tanah yang ideal untuk serapan nutrisi maksimal.

Saya melihat pemberian pupuk saat ini rata-rata hanya mencapai kedalaman 10 cm, maksimal 20 cm. Padahal, untuk hasil optimal, kita harus memperhatikan kondisi hara tanah secara menyeluruh,” ujar Setyo Wahono.

Bupati menekankan bahwa kunci keberhasilan panen bukan hanya pada bibit unggul seperti Gamagora 7, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah dan petani dalam menjaga kualitas tanah.

Lebih lanjut, Setyo Wahono meminta kerja sama proaktif dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) untuk mengedukasi masyarakat mengenai tata kelola lahan yang berkelanjutan.

* Perbaikan Kondisi Hara: Memastikan tanah memiliki nutrisi yang cukup sebelum masa tanam.

* Bibit Unggul: Pemanfaatan varietas seperti Gamagora 7 yang dikenal tahan hama dan produktivitas tinggi.

* Pengolahan Lahan: Teknik pembajakan dan pemupukan yang lebih presisi.

“Saya meminta tolong Pak Kades untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten. Jika kondisi hara bagus, bibitnya bagus, dan pengelolaan lahannya benar, insyaallah Bojonegoro akan menjadi pilar swasembada pangan yang berkelanjutan,” tegasnya di hadapan para kelompok tani.

Varietas Gamagora 7 (Gadjah Mada Rancak) yang dipanen kali ini diharapkan menjadi solusi bagi petani di wilayah Kepohbaru dalam menghadapi tantangan iklim.

Dengan dukungan sarana prasarana dari Pemkab Bojonegoro dan pendampingan dari Dinas Pertanian, produktivitas padi di wilayah “Lumbung Pangan” Jawa Timur ini diharapkan terus meningkat secara signifikan. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar