BOJONEGORO – Radarfakta.com Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menggelar acara peringatan malam pergantian tahun 2026 dengan konsep yang khidmat dan kental akan nuansa budaya. Berpusat di kawasan selatan Jembatan Sosrodilogo, acara ini menjadi ajang unjuk bakat bagi generasi muda sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Budaya Lokal jadi sorotan,tanpa kembang api
berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya yang identik dengan kebisingan, pantauan media ini di lokasi menunjukkan suasana yang lebih tertib dan edukatif. Tidak ada dentuman pesta kembang api di langit Sosrodilogo.
Sebagai gantinya, panggung utama diisi dengan penampilan Seni Karawitan yang dibawakan dengan apik oleh siswa-siswa sekolah dari wilayah Kecamatan Trucuk.
Langkah ini diapresiasi banyak pihak karena dinilai mampu menanamkan rasa cinta kebudayaan daerah kepada para pelajar sejak dini, sekaligus memberikan hiburan yang menyejukkan bagi warga yang memadati area jembatan ikonik tersebut.
Dorong Ekonomi Melalui Bazar UMKM
Selain sajian seni, kemeriahan malam pergantian tahun ini juga diramaikan dengan deretan stand Bazar UMKM. Panitia menyediakan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan khas Bojonegoro hingga aneka minuman segar.
“Konsepnya memang pemberdayaan. Kami ingin warga tidak hanya sekadar berkumpul, tapi juga ada perputaran ekonomi bagi pedagang kecil di sekitar Trucuk dan Kota Bojonegoro,” ujar salah satu petugas panitia di lokasi.
Kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga
Lokasi acara yang berada di selatan jembatan dipilih secara strategis agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama di atas Jembatan Sosrodilogo. Petugas dari Dinas Perhubungan juga tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan penataan parkir pengunjung tetap rapi, sejalan dengan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menjaga kenyamanan penonton.
Warga yang datang terlihat menikmati perpaduan antara megahnya arsitektur jembatan dengan alunan gamelan yang merdu, menciptakan atmosfer perayaan tahun baru yang unik dan berkesan di Bojonegoro. (Guh/Red)













