Utama  

Mutasi Jabatan Era Bupati Setyo Wahono Panen Kritik: Dari Dugaan Titipan Keluarga hingga Desakan Kembali ke Kepemimpinan Lalu

BOJONEGORO_RADARFAKTA.COM // Kebijakan mutasi dan pelantikan lima kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru hasil lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang dipimpin oleh Bupati Setyo Wahono memicu reaksi keras di ruang publik.

Pengumuman resmi yang diunggah melalui akun media sosial Facebook Suara Satu pada 7 Juli 2026 mendadak viral dan dibanjiri puluhan komentar pedas dari warganet.

Postingan yang merangkum momen pelantikan pejabat baru tersebut disorot tajam lantaran mayoritas netizen melontarkan kritik pedas, sindiran sarkastis, hingga mempertanyakan integritas proses seleksi terbuka (lelang jabatan) yang baru saja rampung digelar.

Salah satu komentar yang paling disorot datang dari akun @ciaciawiu, yang secara terbuka menyoroti dugaan praktik nepotisme dalam pengisian jabatan strategis tersebut. “Salah satunya ada adek iparnya S2 hahahaha,” tulis akun tersebut, yang langsung memantik perdebatan di kolom komentar.

Kritik tajam lainnya juga dilontarkan oleh akun @ihsanihsan, yang menyindir kinerja birokrasi secara keseluruhan dengan ungkapan, “Karya anda tidak terlihat seperti itu, namun anda masih mendapatkan banyak penghargaan.”

Senada dengan itu, akun @alfatihumam Andre melayangkan kritik dengan nada satire, menyebut kepemimpinan saat ini sebagai “bupati terlucu dalam sejarah di Bojonegoro.”

Kecohan dan kekecewaan publik juga disuarakan oleh akun @Rony elfaruqi yang menulis, “Enenge bupati Bojonegoro koyo ora eneng” (Adanya bupati Bojonegoro seperti tidak ada),

serta akun @desik Irawan yang secara singkat menegaskan, “Ubah bahasa, tidak ada kemajuan.”


Bahkan, atmosfer nostalgia terhadap kepemimpinan masa lalu turut mewarnai kolom komentar.

Akun @bebs exson secara terbuka menuliskan harapan agar mantan bupati sebelumnya kembali memimpin, “Mugo-mugo Bu Anna nyalon neh” (Semoga Bu Anna mencalonkan diri lagi).

Kendati gelombang kritik dan sentimen negatif mendominasi, sejumlah apresiasi dan ucapan selamat tetap mengalir dari sebagian netizen.

Akun @kecamatan kapas menuliskan, “Selamat dan sukses kepada ketua OPD yang baru ditunjuk, semoga anda dapat dipercaya dan membawa kemajuan kepada Bojonegoro Regency.”

Dukungan moral serupa juga disampaikan oleh akun @Emi sudarwati, “Ayo maju terus Bojonegoro. Semangat bekerja untuk rakyat.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui sekda (sekertaris Daerah) Edy Susanto S.Sos., M.Si belum memberikan keterangan resmi menanggapi maraknya sorotan dan komentar miring dari publik di dunia maya terkait proses lelang jabatan tersebut.

Penulis: Teguh H
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar