BOJONEGORO – Radarfakta.con // Masyarakat Kabupaten Bojonegoro diminta ekstra waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama pejabat publik. Kali ini, nama Mahmudi, S.Sos., MM., yang menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, menjadi sasaran pencatutan identitas oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Oknum tersebut menggunakan aplikasi WhatsApp dengan memasang foto profil dan nama Mahmudi guna meyakinkan calon korbannya. Hal ini patut diwaspadai, mengingat kredibilitas beliau yang juga dikenal luas sebagai mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro.
Klarifikasi dan Imbauan
Menanggapi hal tersebut, ditegaskan bahwa nomor WhatsApp yang beredar tersebut adalah palsu atau hoaks. Bapak Mahmudi tidak pernah menggunakan media sosial atau pesan pribadi untuk meminta uang atau menawarkan proyek di luar prosedur resmi pemerintahan.
“Kami mengimbau kepada seluruh rekan sejawat, staf di lingkungan Pemkab Bojonegoro, serta masyarakat luas agar tidak mudah tergiur atau percaya. Jika menerima pesan yang mengatasnamakan saya, mohon segera lakukan verifikasi atau abaikan saja,” ujar Mahmudi.
Tips Menghindari Penipuan Mencatut Pejabat:
Cek Validitas Nomor: Jangan terkecoh dengan foto profil. Penipu sangat mudah mengambil foto dari internet atau media sosial resmi.
Jangan Berikan Data Sensitif: Jangan pernah mengirimkan kode OTP, foto KTP, atau data perbankan kepada siapapun melalui WhatsApp
Cross-Check melalui Saluran Resmi: Hubungi nomor kantor Disperinaker atau melalui media sosial resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memastikan kebenaran informasi.
Blokir dan Laporkan: Gunakan fitur Report dan Block pada aplikasi WhatsApp jika menemukan nomor yang mencurigakan.Masyarakat diharapkan tetap tenang namun selalu waspada guna memutus rantai penipuan siber yang semakin marak di wilayah Bojonegoro. (Guh/Red)













