Ponorogo_Radarfakta.com // Program PTSL(Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) di daerah Ponorogo khususnya wilayah kecamatan babadan telah dimulai dan ini adalah program nasional dari kementerian ATR/BPN
Salah satunya di desa Cekok kecamatan babadan Ponorogo Jawa Timur program PTSL tersebut ditangani langsung oleh kelompok masyarakat yang berasal dari desa Cekok itu sendiri dan mereka menamakan “Pokmas Mandiri Sejahtera” yang diketuai Eko Nugroho, S.H.,C.Med. dan beranggotakan: 1.Afiah Intan Nur Rohmawati 2.Brilliant Nisaul Latifah 3.Nurin Rifai 4.Deni Ahmad Fauzi 5.Mohamad Amirul 6.Suprianto 7.Miftahul Muksinin 8.Ilyas Ikwanny Pokmas tersebut bekerja tanpa mengenal lelah bahkan rela lembur sampai jam satu hingga jam dua dini hari hal tersebut dilakukan supaya program PTSL di desa cekok kecamatan babadan Ponorogo cepat selesai sesuai target.”Ucap Eko Nugroho selaku ketua dari pokmas tersebut”.

Masih menurut Eko Nugroho bahwa progam PTSL tersebut telah dibuka pendaftarannya mulai pertengahan Juni 2026 dan tercatat sudah ada sekitar 630 pemohon namun demikian angka tersebut masih bisa berubah atau berkurang dikarenakan ada sebagian yang mengalami kesulitan dalam memenuhi persyaratan, Akan tetapi dari “Pokmas Mandiri Sejahtera” desa Cekok masih memberi kesempatan yang luas untuk masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi persyaratan tersebut sampai dengan batas waktu dikirimkannya berkas ke BPN (Badan Pertanahan Nasional)
Jika dalam jangka waktu tersebut masih ada masyarakat yang tidak bisa melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara yaitu kementerian ATR/BPN maka terpaksa kita tinggalkan.”Ucap Eko Nugroho”

Ditemui awak media radarfakta.com pada Rabu (19/8/2026) sekira pukul 11:00wib menurut ketua Pokmas Eko Nugroho bahwa sampai hari ini masih tahap pemberkasan dan belum selesai oleh karena itu anggotanya sampai kerja lembur agar proses pemberkasan cepat selesai, dan rencananya Minggu depan atau akhir bulan Agustus 2026 akan dilakukan pengukuran bidang tanah oleh pihak BPN(Badan Pertanahan Nasional). Dan program PTSL di desa cekok berjalan lancar,aman tanpa kendala suatu apapun.”Pungkas Eko Nugroho”
Sementara dari sebagian masyarakat yang dimintai keterangan awak media radarfakta.com mereka merasa senang dengan hadirnya program Nasional dari kementerian ATR/BPN tersebut di samping biayanya yang relatif murah mereka juga tidak perlu repot mondar mandir sendiri, Cukup dengan melengkapi persyaratannya saja selanjutnya tinggal menunggu dirumah sertifikat nanti sudah jadi sendiri tanpa harus buang buang waktu tenaga dan pikiran.”Ungkap salah satu warga masyarakat desa cekok”.
Kepala desa cekok Diana Sukawati saat dimintai keterangan oleh awak media radarfakta.com tentang program PTSL di desanya tersebut mengatakan bahwa program tersebut sepenuhnya sudah dikuasakan penanganannya kepada “Pokmas Mandiri Sejahtera” Yang diketuai Eko Nugroho.,S.H.,C.Med.hal itu dilakukan pemerintah desa cekok supaya urusan program tersebut menjadi satu pintu sehingga tidak terjadi simpang siur informasi. (Anggodo/Red)















