Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Kades Genjor: “Sudah Masuk Anggaran 2026, Mohon Bersabar”

BOJONEGORO – Radarfakta.com // Aksi protes warga Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, yang menanam pohon pisang di tengah jalan rusak mendadak viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Genjor, Brojo Amak, memberikan klarifikasi terkait status pembangunan jalan yang menjadi keluhan warga tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (20/1/2026), Brojo Amak menyatakan bahwa pihak pemerintah desa (Pemdes) tidak mempermasalahkan aksi protes tersebut sebagai bentuk aspirasi, namun ia menyayangkan kurangnya komunikasi dari warga.

“Soal protes ya tidak apa-apa, tapi harusnya mereka tanya dulu, jadi kami bisa beritahu bahwa tahun 2026 ini rencana pembangunan jalan itu sudah masuk di APBDes,” ungkap Brojo Amak.

Sudah Disurvei Sejak 2025

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam radar perbaikan pemerintah desa. Proses administrasi dan perencanaan telah berjalan sejak tahun lalu.

“Jalan tersebut pada tahun 2025 sudah disurvei, sehingga tahun 2026 ini pihak desa tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) resmi,” terangnya.

Meskipun menyadari kondisi di lapangan, Brojo Amak mengaku belum bisa meninjau lokasi secara langsung karena alasan kesehatan. Namun, ia memastikan langkah penanganan sudah diinstruksikan kepada jajarannya.

“Tapi, soal itu sudah saya perintahkan perangkat desa untuk menanganinya. Saya belum bisa ke lapangan, masih sakit, masih pemulihan,” ucapnya.

Kondisi Lapangan: Kerusakan Akibat Cuaca

Berdasarkan pantauan media di lokasi, jalan yang menjadi titik aksi protes tersebut memiliki panjang total sekitar 450 meter. Adapun kerusakan yang cukup parah terkonsentrasi di dua titik bagian barat dengan panjang kerusakan berkisar antara 10 hingga 20 meter.

Kerusakan jalan tersebut diduga kuat dipicu oleh faktor cuaca. Hujan deras yang mengguyur wilayah Sugihwaras hampir setiap hari menyebabkan struktur jalan yang sudah labil menjadi semakin parah dan tergenang air, sehingga mengganggu akses kendaraan warga.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu jagad sosial di Kabupaten Bojonegoro dihangatkan dengan video aksi tanam pohon pisang di jalan rusak yang dilakukan oleh sejumlah pemuda.

Narasi dalam video tersebut menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes kepada pemerintah desa karena akses jalan tersebut sudah lama rusak dan tak pernah diperbaiki.

Dari sejumlah sumber media, terkonfirmasi peristiwa dalam video itu terjadi tepatnya pada Jumat (16/1/2026) di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. (Red)

kontributor: Arif Upwarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar