SURABAYA_RADARFAKTA.COM // Suasana Stadion Gelora Putra Lakar Santri, Surabaya, bergemuruh pada Sabtu sore, 8 Agustus 2026. Pertandingan bertajuk Fun Game Kemerdekaan antara tuan rumah Lakar Santri FC Surabaya melawan PST FC Driyorejo, Kabupaten Gresik, benar-benar menyajikan tontonan sepak bola yang sengit, menghibur, dan sarat akan drama gol.
Bermain di kandang lawan, PST FC tampil “edan” dan tanpa kompromi sejak peluit kick-off dibunyikan tepat pukul 15.30 WIB.
Jalannya pertandingan dipimpin dengan tegas oleh Wasit PSSI asal Driyorejo, Kabupaten Gresik, yakni Supriyo.
Kunci dominasi permainan skuad PST FC terletak di lini tengah. Tim tamu dimotori oleh dua gelandang pekerjakan keras yang dijuluki “Gelandang Pemotong Rumput”, yaitu Hudi Irama dan Cipto Kelana. Keduanya tampil luar biasa dalam memutus aliran serangan lawan sekaligus menjadi motor penggerak serangan balik yang efektif.
Lini pertahanan Lakar Santri FC dibuat kewalahan menghadapi determinasi tinggi dari lini tengah PST FC yang tak kenal lelah. Serangan demi serangan yang dibangun secara disiplin berbuah manis dengan terciptanya pundi-pundi gol.
Meski tuan rumah Lakar Santri FC memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri, ketangguhan fisik dan taktik yang diterapkan skuad PST FC membuat mereka mampu menguasai jalannya laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor stadion menunjukkan angka 6-3 untuk kemenangan telak PST FC Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi catatan manis dalam rangka merayakan semangat Hari Kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan kekompakan serta kualitas permainan impresif yang diperagakan oleh anak-anak asuh PST FC di atas lapangan hijau. (Hudi/Red)













