Utama  

Sinergikan Media, LSM, dan Ormas, Sekber Posko Pawargo Resmi Dibuka di Jalan Gajah Mada Bojonegoro

BOJONEGORO_RADARFAKTA.COM // Pengurus Sekretariat Bersama (Sekber) Posko Aspirasi Masyarakat (Pawargo) menggelar acara pembukaan posko sekaligus dirangkai dengan diskusi bersama anggota Paguyuban Pemilik Toko Gajahmada (Papetogama).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertempat di Ruko Jalan Gajah Mada Blok 2, Bojonegoro, pada Kamis malam (30/7/2026).

​Pembukaan posko ini dilakukan menyusul adanya kesepakatan bersama bahwa ruko yang akan dijadikan sekretariat tersebut kini telah dapat digunakan dan direnovasi. Nantinya, tempat ini difungsikan sebagai pusat koordinasi berbagai kegiatan organisasi sekaligus pusat pelayanan aspirasi masyarakat.

​Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Papetogama Bojonegoro Suparto, Koordinator Posko Pawargo Sucipto Ahmad Najib, Sekretaris Posko Pawargo Manan, Ketua AWPI DPC Bojonegoro, Ketua RT setempat, serta perwakilan anggota Papetogama dari Aston Printing dan Asih Printing.

​Dalam sambutannya, Koordinator Posko Pawargo, Sucipto Ahmad Najib, menegaskan bahwa posko ini terbuka secara luas bagi seluruh organisasi yang tergabung untuk dimanfaatkan sebagai tempat rapat, koordinasi, hingga kegiatan bersama.

​“Mulai Jumat, 31 Juli 2026, Posko Pawargo resmi beroperasi dan siap menerima berbagai aspirasi maupun aduan masyarakat. Posko ini menjadi rumah bersama bagi media, LSM, dan organisasi kemasyarakatan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Sucipto.

​Sebagai informasi, Sekber Posko Aspirasi Masyarakat Pawargo sendiri menaungi sejumlah elemen organisasi, meliputi PIPRB, AWPI, APKLI, PAPETOGAMA, Advokad AH, Jogo Sedulur, hingga Garuda Hitam Nusantara.

​Sementara itu, Ketua Papetogama Bojonegoro, Suparto, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan media, LSM, serta ormas yang selama ini solid mendampingi dan memperjuangkan kepastian hukum ruko-ruko di kawasan Jalan Gajah Mada yang berada di bawah pengelolaan PT KAI.

​Suparto berharap, perjuangan kolektif tersebut dapat segera membuahkan hasil konkret, terutama dengan diterbitkannya Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) bagi kawasan ruko yang selama ini ditempati oleh para anggota Papetogama.

​“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan memperjuangkan hak-hak kami. Semoga dalam waktu dekat Papetogama dapat menerima Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) sehingga memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di kawasan Jalan Gajah Mada,” tutur Suparto penuh harap.

​Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan penyampaian aspirasi secara terbuka dari para anggota Papetogama yang menyewa ruko di kawasan Jalan Gajah Mada. Berbagai keluhan, masukan, serta kendala di lapangan didiskusikan bersama guna merumuskan solusi terbaik bagi para pelaku usaha.

​Melalui kehadiran Sekber Posko Pawargo ini, sinergi yang kuat diharapkan dapat terus terjalin antara masyarakat, media, LSM, ormas, dan para pelaku usaha demi memperjuangkan aspirasi publik secara terbuka, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar