BOJONEGORO – Radarfakta.com // Pembangunan laboratorium sekolah yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro senilai Rp227 juta kini memicu tanda tanya besar. Proyek yang diproyeksikan sebagai sarana penunjang literasi sains siswa tersebut hingga kini realisasinya dianggap masih “gelap” dan tidak transparan.
Ketidakjelasan ini semakin diperparah dengan sikap tertutup Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro Anwar murtadlo. Saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (29/01/2026), Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Anwar Murtadlo, enggan memberikan penjelasan secara lisan dan berjanji akan memberikan jawaban tertulis.
Empat Hari Tanpa Kepastian
Namun, janji tersebut tampaknya hanya menjadi angin lalu. Hingga Senin (02/02/2026), belum ada dokumen atau pernyataan tertulis yang diterima oleh awak media. Sikap diam ini memberikan kesan bahwa pihak dinas sengaja menghindar atau menutupi sesuatu terkait proyek tersebut.
Sorotan Penggunaan Anggaran
Anggaran sebesar Rp227 juta bukanlah angka yang kecil untuk sebuah fasilitas penunjang pendidikan. Publik kini mempertanyakan:
Fisik Bangunan: Dimana lokasi persisnya dan sejauh mana progres pengerjaannya?
Kualitas Sarana: Apakah spesifikasi laboratorium tersebut sesuai dengan nilai anggaran yang dikucurkan?
Urgensi Literasi: Mengapa proyek yang vital bagi kualitas sains siswa ini terkesan terbengkalai secara informasi?
“Jika untuk menjawab pertanyaan media saja harus menunggu berhari-hari dan akhirnya nihil, wajar jika muncul mosi tidak percaya dari masyarakat terkait pengelolaan dana APBD ini,” ungkap Hasyim SH salah satu praktisi hukum di Bojonegoro.
Kesan Menghindar dari Publik
Bungkamnya Anwar Murtadlo menciptakan citra buruk pada keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Seharusnya, sebagai pejabat publik, ia mampu memberikan klarifikasi cepat agar tidak muncul spekulasi liar mengenai adanya potensi penyimpangan anggaran dalam proyek laboratorium tersebut.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanda-tanda pihak Dinas Pendidikan akan membuka data terkait realisasi proyek sains tersebut kepada publik.(Guh/Red)













