BOJONEGORO — RADARFAKTA.COM // Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Halalbihalal yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Acara ini dipusatkan di kawasan Taman Rajekwesi (Terminal Lama) pada Minggu pagi, 5 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi insan pers untuk mempererat hubungan profesional sekaligus memperkuat komitmen terhadap etika jurnalistik di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota AWPI, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen, termasuk perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars AWPI sebagai simbol semangat persatuan organisasi.
Ketua DPC AWPI Bojonegoro, Agus Setiyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga solidaritas di tengah kompleksitas dunia jurnalistik saat ini. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh anggota dan tamu undangan, sekaligus mengingatkan agar insan pers tetap menjunjung tinggi profesionalisme.
“Momentum Halalbihalal ini harus dimaknai sebagai ruang memperkuat silaturahmi dan menjaga kekompakan. Jangan sampai antarorganisasi maupun sesama jurnalis saling menjatuhkan,” tegas Agus.
Ia juga memaparkan bahwa saat ini AWPI Bojonegoro telah menaungi 50 anggota dari 38 media. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa AWPI sangat terbuka bagi pihak lain, termasuk LSM, untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mendorong kemajuan daerah yang semakin membanggakan.
Penyegaran Organisasi: Pelantikan Sekrettaris baru
Dalam kesempatan yang sama, DPC AWPI Bojonegoro secara resmi melantik Sucipto Ahmad Najib sebagai Sekretaris Cabang yang baru. Penunjukan ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam penguatan roda kelembagaan organisasi.
Sucipto Ahmad Najib menyampaikan apresiasi mendalam atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas meningkatkan kualitas kerja jurnalistik di lingkungan AWPI.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar. Fokus saya adalah mendorong produktivitas karya tulis berkualitas serta memperkuat profesionalisme anggota,” ujar Sucipto.
Selain posisi sekretaris, struktur kepengurusan juga diperkuat oleh Teguh Hariyono yang didapuk sebagai bendahara. Ia dinilai memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mendukung tata kelola keuangan organisasi agar lebih akuntabel dan transparan.
Acara inti kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan atas keberkahan dan keberlanjutan organisasi ke depan. Setelah sesi formal selesai, suasana berubah menjadi lebih cair dan meriah dengan adanya hiburan rakyat berupa pertunjukan musik elektone yang menambah kehangatan di antara para peserta.
Secara keseluruhan, Halalbihalal ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan belaka. Acara ini sukses menjadi ruang refleksi kolektif bagi para jurnalis untuk meneguhkan kembali peran strategis pers sebagai pilar demokrasi yang menyajikan informasi akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik. (Red)









