Utama  

Dugaan Intervensi Kasus Lahan Megale: Oknum RT A Desak Haji Karso Cabut Laporan di Polres Bojonegoro

BOJONEGORO _ RADARFAKTA.COM //Kasus dugaan pengalihan sertifikat tanah milik Haji Karso, warga Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, kini kian memanas dan sarat intrik.

Pasca melaporkan cucunya sendiri yang berinisial LK ke Polres Bojonegoro beberapa hari lalu, Haji Karso kini justru menghadapi tekanan psikologis dari lingkungan sekitarnya.

​Kabar terbaru menyebutkan, Haji Karso diduga kuat telah diintimidasi oleh seorang warga berinisial A, yang ironisnya merupakan salah satu oknum Ketua RT di desa setempat.

Oknum RT tersebut mendatangi korban dan mendesak agar laporan resmi yang telah masuk di Polres Bojonegoro segera dicabut.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, muncul dugaan kuat bahwa aksi yang dilakukan oleh oknum RT berinisial A ini bukanlah inisiatif pribadi. A disinyalir bergerak sebagai “orang suruhan” dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan langsung atau ketakutan terseret dalam pusaran kasus pengalihan sertifikat tanah tersebut.

Upaya gerilya ini diduga sengaja dilakukan untuk memutus mata rantai penegakan hukum yang sedang berjalan.

​Tindakan oknum RT ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak karena dinilai mencederai rasa keadilan dan menghalangi hak warga negara untuk mencari keadilan hukum (obstruction of justice).

​Guna keberimbangan informasi, awak media langsung melakukan konfirmasi kepada oknum RT berinisial A melalui pesan singkat WhatsApp pada Rabu (15/07/2026). Saat dikonfirmasi, A belum memberikan keterangan yang cukup jelas terkait posisinya dalam persoalan ini.

Meskipun ada upaya penekanan dari oknum di tingkat desa, proses hukum di bawah wewenang Polres Bojonegoro diharapkan tetap berjalan objektif dan transparan.

Masyarakat Desa Megale kini mengawal ketat kasus ini, menuntut kepolisian untuk tidak hanya memeriksa pelaku pengalihan sertifikat (LK), tetapi juga mengusut aktor di balik layar yang mencoba mengintervensi korban. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar