Utama  

Diminta Tanggapan Soal Proyek Tanpa Plang Nama di Leran Kalitidu, Ini Respon Singkat Pak Camat

BOJONEGORO_RADARFAKTA.COM // Polemik terkait proyek pengurukan jalan menggunakan hamparan pasir beskos tanpa papan informasi di Dusun Sidokumpul, RT 36 / RW 10, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, kian menuai tanda tanya.

Setelah Kepala Desa (Kades) Leran, Muttabiin, terkesan menghindar saat dikonfirmasi, kini giliran pihak Kecamatan Kalitidu yang dinilai irit bicara dan terkesan melempar tanggung jawab.

​Upaya konfirmasi lanjutan terus dilakukan oleh awak media Radarfakta.com guna menguak status kejelasan proyek misterius tersebut.

Pada Selasa (01/09/2026), awak media telah menyampaikan informasi awal kepada Camat Kalitidu,
Djuana Poerwiyanto, S.Sos., MM., melalui pesan WhatsApp.
​Menanggapi laporan awal tersebut, Camat Kalitidu sempat merespons singkat, “Nggih, terima kasih infonya, coba saya konfirmasinya,” ujarnya.

​Namun, saat dikonfirmasi kembali pada Rabu (02/09/2026) terkait hasil koordinasi dengan Kades Leran serta kejelasan asal-usul anggaran proyek tersebut, Camat Kalitidu justru mengarahkan agar pewarta langsung menemui kepala desa bersangkutan tanpa memberikan penjelasan substantif.

​”Langsung saja ketemu dgn kades Leran nanti dijelaskan,” ucap Camat Djuan singkat.

​Sikap lepas tangan dari unsur pimpinan tingkat kecamatan ini disayangkan berbagai pihak. Sebagai pengawas wilayah, pemerintah kecamatan seharusnya proaktif mengawasi setiap kegiatan pembangunan yang ada di desa-desa bawahannya, bukan justru melempar kembali awak media kepada kepala desa yang sebelumnya juga memilih bungkam dan mengajak “ngopi” ketimbang memberikan keterangan transparan.

​Warga setempat dan awak media mendesak agar Inspektorat maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro segera turun tangan. Sebab, proyek infrastruktur yang menggunakan fasilitas umum tanpa kejelasan papan plang nama dikhawatirkan mencederai prinsip keterbukaan informasi publik (KIP) serta berpotensi menimbulkan penyelewengan anggaran.

​Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus memburu kejelasan instansi penanggung jawab di balik proyek misterius di Dusun Sidokumpul, Desa Leran, tersebut. (Guh/Red)

Deskripsi gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar