Utama  

Duel Sengit di Gelora Akor Muda, Ambyar FC Tumbangkan Polsek FC yang Diperkuat Legenda Persebaya

GRESIK _ RADARFAKTA.COM // Semangat sportivitas membuncah di Lapangan Gelora Akor Muda, Desa Domas, Kecamatan Menganti, dalam gelaran turnamen sepak bola bertajuk “Trofeo NKRI Harga Mati”, Senin (4/5/2026).

Turnamen yang diikuti tiga tim terbaik asal Kecamatan Menganti ini berhasil menyedot perhatian warga setempat.Keluar sebagai juara dalam ajang ini adalah Ambyar FC asal Desa Domas. Tim tuan rumah tersebut tampil perkasa dengan menyapu bersih kemenangan dalam dua laga yang dijalani.Jalannya PertandinganTurnamen yang dimulai tepat pukul 16.00 WIB ini dipimpin oleh wasit Iskak.

Suasana pertandingan semakin meriah dengan kehadiran komentator sepak bola ternama, Bung Puji “Ahayy”, yang memberikan narasi atraktif di sepanjang laga.

Pada pertandingan pertama, Polsek FC menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan Persido FC (Desa Sidowungu) dengan skor tipis 2-1. Polsek FC menjadi sorotan utama karena diperkuat oleh dua legenda hidup Persebaya Surabaya, yakni Basuki dan Satapong.

Kehadiran kedua pemain senior ini memberikan warna tersendiri pada kualitas permainan di lapangan.Memasuki jam kedua, keberuntungan belum berpihak pada Persido FC. Mereka harus mengakui keunggulan Ambyar FC dengan skor akhir 2-0 untuk kemenangan tim asal Domas tersebut.

Pertandingan ketiga menjadi partai penentu gelar juara yang mempertemukan Ambyar FC melawan Polsek FC. Meski Polsek FC memiliki pemain berpengalaman eks Persebaya, Ambyar FC tampil lebih impresif dan berhasil memenangkan laga dengan skor tipis 1-0.

Dengan hasil tersebut, Ambyar FC resmi menyandang gelar juara Trofeo NKRI Harga Mati setelah mengumpulkan poin sempurna.Kondusif dan SportifHingga peluit panjang dibunyikan, turnamen berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Seluruh tim peserta menunjukkan teknik sepak bola berkelas dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Semua tim telah menampilkan teknik terbaiknya sore ini. Kemenangan Ambyar FC adalah hasil kerja keras di lapangan, namun yang terpenting adalah semangat kebersamaan kita di Menganti,” ujar salah satu panitia di lokasi.

Turnamen ini diharapkan dapat terus memupuk tali silaturahmi antar warga di wilayah Kecamatan Menganti melalui olahraga sepak bola. (Hudi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deskripsi gambar