PASURUAN – RADARFAKTA.COM // Kelompok 14 Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan (UNU Pasuruan) secara resmi membuka rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Acara seremonial pembukaan tersebut diselenggarakan dengan penuh khidmat di Balai Desa Manaruwi pada Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting kemasyarakatan dan unsur pimpinan daerah. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Manaruwi beserta jajaran perangkat desa, perwakilan BABINSA, anggota KODIM, Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Manaruwi, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kelompok 14. Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok 14, Misbahul Malik, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas penyambutan hangat serta fasilitas yang telah disediakan oleh pihak pemerintah desa setempat. Pada kesempatan yang sama, ia memaparkan rencana kerja komprehensif KKN Kelompok 14 UNU Pasuruan untuk periode Juli–Agustus 2026. Rencana tersebut mengintegrasikan empat pilar utama, yaitu pendidikan, lingkungan, keagamaan, dan keolahragaan, guna menciptakan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemaparan program kerja ini terbagi menjadi dua fokus utama. Fokus pertama adalah program utama yang berpusat pada ranah lingkungan, yaitu pengadaan insinerator atau alat pembakaran sampah minim asap untuk mengatasi permasalahan residu sampah desa. Sementara fokus kedua mencakup program pilihan yang bergerak di bidang pendampingan pendidikan, penguatan kegiatan keagamaan lokal, seni budaya, serta ragam perlombaan keolahragaan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Dosen Pendamping Lapangan, Bapak Zainullah Zuhri, S.Pd., M.Si., turut memberikan sambutan sekaligus mengenalkan profil UNU Pasuruan kepada para undangan. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa atas ruang kolaborasi yang diberikan. PMM ini merupakan bentuk nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, melengkapi siklus pembelajaran akademik di kampus dan penelitian dalam skripsi melalui bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Manaruwi, H. Abdul Muthollib, menyampaikan ucapan terima kasih atas hadirnya mahasiswa dan memohon maaf apabila fasilitas penunjang yang disediakan masih memiliki keterbatasan. Beliau memberikan motivasi mendalam agar para mahasiswa tetap bersemangat selama menjalankan tugas pengabdian.
“Mahasiswa merupakan generasi muda yang akan meneruskan perjuangan. Kami di jajaran pemerintah desa tidak akan selamanya menjabat, pasti akan ada generasi baru yang menggantikan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, tentu menjadi jalan penting untuk menempa dan mempersiapkan diri Anda semua menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan,” tutur H. Abdul Muthollib.
Melalui sinergi kuat antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah desa ini, diharapkan seluruh rangkaian program pengabdian Kelompok 14 dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Manaruwi.
IPUL Jatim













