PALEMBANG — RADARFAKTA.COM // Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang seharusnya menjadi ajang peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendadak berubah menjadi situasi yang mengejutkan.
Sebanyak 28 kepala sekolah asal Banyuasin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh jajaran Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.
Operasi senyap tersebut berlangsung di salah satu hotel ternama di Kota Palembang pada Kamis (17/9/2026).
Para kepala sekolah yang tengah serius mengikuti rangkaian kegiatan bimtek langsung diamankan oleh petugas di lokasi untuk kemudian digelandang ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan intensif.
Proses pemeriksaan terhadap puluhan pendidik tersebut bahkan berlangsung maraton hingga Kamis malam. Hingga Jumat (18/9/2026), pihak kepolisian masih menutup rapat detail perkara yang melatarbelakangi OTT ini.
Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Donny Satriya Sembiring, membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut.
Kendati demikian, polisi belum mengungkap secara resmi jenis barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan para terduga pelaku. Status hukum ke-28 kepala sekolah itu juga masih menunggu hasil pendalaman penyidik.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memberikan keterangan resmi kepada publik dan awak media terkait kasus ini.
”Jam tiga sore akan diekspos,” ujar Nandang singkat.
Sumber : Jpnn.com













