BOJONEGORO_RADARFAKTA.COM // Suasana penuh adrenalin menyelimuti Lapangan Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Ratusan pecinta otomotif ekstrem berkumpul untuk mengikuti ajang Bojonegoro Offroad Adventure & Trail 2026, yang digelar selama dua hari mulai Kamis hingga Jumat, 22–23 Oktober 2026.
Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-349 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81. Tahun ini menandai kali keempat gelaran event tahunan tersebut sukses dilaksanakan.
Ketua Komunitas Offroad 4×4 Bojonegoro, Zainul Ma’arif, menjelaskan bahwa event tahun ini menyajikan persaingan ketat dan tantangan yang sangat bervariasi.
Terdapat empat kategori/kelas yang diperlombakan untuk kendaraan roda empat (Jeep), yaitu 3 kelas Ultimate, Extreme 4×4 (2 hari), serta Fun 4×4 (2 hari).
“Tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun keempat. Untuk kelas Ultimate diikuti sekitar 18 unit kendaraan ekstrem dari berbagai tim nasional, seperti Tim Jala Hitam asal Yogyakarta, Jegeg Bali, Pajero Indonesia, hingga tim Anak Seribu Pulau. Total secara keseluruhan ada 158 kendaraan roda empat yang berpartisipasi,” ujar Zainul Ma’arif saat memberikan keterangan di lokasi acara.
Sementara itu, untuk kategori Trail, kemeriahan akan dilanjutkan pada hari Minggu dengan target peserta mencapai lebih dari 300 rider.
Rute yang disiapkan bagi para pebalap trail cukup menantang dan memanjakan mata, melintasi beberapa wilayah kecamatan di Bojonegoro.
Para peserta trail akan melintasi rute mulai dari Tambakrejo, Ngambon, Sekar, Gondang, Bubulan, Ngasem, dan kembali finish di wilayah Tambakrejo.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pak Temy, event ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi otomotif dan ajang silaturahmi offroader tingkat nasional, tetapi juga dapat mempromosikan potensi pariwisata serta keindahan alam Kabupaten Bojonegoro ke tingkat yang lebih luas. (Guh/Red)














